Tour Desa Trunyan

trunyan-village-tour-03

Program Bali Tour Mulai: 09:00

Tempat-tempat menarik yang akan dikunjungi selama tour ini:

• Desa Batuan
Rumah Bali di Desa Batuan pada dasarnya memiliki arsitektur dan gaya yang sama di seluruh Bali. Ini terdiri dari beberapa bangunan, gedung timur digunakan untuk membuat persembahan, dan gedung selatan akan dapur. Gedung barat umumnya digunakan untuk ruang orang tua, dan bangunan utara adalah anak-anak kamar atau digunakan sebagai tempat persembahan. Namun, orang Hindu di Bali membangun tempat suci mereka di timur laut di daerah rumah, yang disebut pura keluarga, dan mereka membuat persembahan sehari-hari. Penduduk desa mencuci pakaian dan mandi di sungai dan membuat api dengan kayu bakar. Tiket masuk Rp 10.000 / orang.

• DESA MAS
Desa Mas terletak di jalan utama, 20 km ke arah utara dari Denpasar dan 6 km sebelum Ubud, di pedesaan berbukit yang ditutupi dengan sawah dan irigasi sepanjang tahun oleh air sungai Batuan aud Sakah. Sekarang desa ini muncul sebagai suksesi artshops megah, Mas telah berkembang menjadi pusat berkembangan untuk kerajinan ukiran kayu. Memang, sulit untuk membayangkan seperti apa desa sebelum puluhan bus pariwisata mulai turun dalam sehari-hari namun Mas benar-benar memainkan peran penting dalam sejarah Bali pada abad ke-16, karena itu adalah tempat di mana seorang imam besar dari Jawa, Danghyang Nirartha (juga disebut Dwijendra), memiliki pertapaannya (griya). Tidak ada tiket masuk.

• PENELOKAN
Kintamani adalah nama desa yang terletak di bukit dan panorama indah sekitarnya. Kita bisa melihat panorama yang indah dari Kintamani ke gunung berapi aktif Gunung Batur dan Danau Batur luas di lembah. Tempat ini terletak di daerah dataran tinggi dengan cuaca dingin sekitarnya. Ketika kita berdiri di Kintamani, kita akan dapat melihat daerah pedesaan yang dekat dengan danau. Tempat ini sangat terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan sehari-hari. Tiket masuk Rp 10.000 / orang.

• TRUNYAN
Trunyan adalah desa kuno lain yang dihuni oleh orang-orang yang menyebut diri mereka “Bali Aga” atau Bali kuno yang hidup dengan cara yang sangat berbeda dari Bali lainnya. Pura Bali Aga di desa ini bernama Puser Jagat, berarti Pusat dari alam semesta. Arsitekturnya sangat tidak biasa, dan berdiri di bawah naungan pohon beringin besar. Menyeberangi Danau Batur sekitar 35 menit dari pelabuhan Kedisan dengan perahu untuk pergi ke Desa Trunyan sebagai Desa Terisolasi terletak antara tepi danau. Penduduk Trunyan memiliki budaya yang berbeda, bahwa mayat dibiarkan di atas tanah tanpa berbau. Tiket masuk Rp 68.000 / orang.

 Harga Tour:

  • 1-3 orang Rp 610.000 / mobil
  • 4 – 6 orang Rp 671.000 / mobil
  • 7 – 10 orang Rp 976.000 / mobil

Termasuk:

Mobil Nyaman ber-AC, Air Mineral, Biaya Parkir, Pengemudi Bali Professional yang Mampu Berbahasa Inggris & BBM

Tidak termasuk:

Tiket Masuk, Tiket Pertunjukan, makan siang atau makan malam dan Biaya Lain

Lainnya:

  • Pemandu berbahasa Spanyol, Jerman, Rusia, Jepang, Korea sesuai Permintaan
  • Mobil telah sepenuhnya dilengkapi dengan lisensi yang diperlukan sebagai mobil wisata

Catatan:

  • Tidak ada biaya tersembunyi
  • Berorientasi pada Kepuasan Pelanggan.